NASIHAT DI BULAN RABIUL AWWAL

NASIHAT DI BULAN RABIUL AWWAL

Oleh : Dzikri. Ashiddiq. Pembaca yang dirahmati Allah, bulan Rabiul Awwal bukan hanya tentang mengenang kelahiran Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, tetapi juga tentang kembali bertanya kepada diri sendiri : sudah sejauh mana kita meneladani beliau ? Boleh jadi lisan kita banyak bershalawat, namun akhlak kita masih perlu dibenahi. Boleh jadi kita sering menyebut nama beliau, namun masih ada hati yang kita sakiti.

Maka dalam menyambut bulan Rabiul Awwal ini mari kita simak sebuah nasihat yang sangat berharga dari Habib Umar Bin Hafidz semoga nasihat ini menjadi bekal terbaik dalam menyambut serta dalam mengisi hari-hari di bulan Rabiul Awwal ini.

Adapun nasihat-nasihat yang disampaikan oleh beliau diantaranya : yang pertama, menata niat dengan baik saat memasuki bulan Rabi’ul Awwal, yang kedua, memperbanyak membaca riwayat kehidupan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, dengan menghadirkan hati, agar bertambah rasa cinta (mahabbah) kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, sehingga kami mendapat balasan cinta dari Allah dan Rasul-Nya.

Yang ketiga, jangan sampai memasuki bulan ini (Rabiul Awwal) kecuali dalam keadaan merendah kepada ibumu serta ayahmu, sebagaimana firman Allah SWT yang artinya : Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang juga kepada semua orang Muslim, niscaya derajatmu akan diangkat oleh Allah.

Yang keempat, jangan ada di dalam rumahmu seseorang yang mengakhirkan sholat atau melalaikannya, meski baru berumur tujuh tahun. Yang kelima, jangan ada di dalam rumahmu seseorang yang memutus tali silaturahmi, durhaka terhadap orang tuanya, atau menyimpan kedengkian kepada sesama orang Muslim.

Yang keenam, perbanyaklah membaca dzikir (la ilaha illallah, sholawat, dan istighfar). Jadikanlah dzikir tersebut paling banyak di antara dzikir lainnya, karena sesungguhnya bacaan sholawat yang disertai dengan pengharapan yang kuat sangat ampuh untuk menggapai rahmat Allah SWT.

Yang ketujuh, bacalah doa memasuki bulan Rabiul Awwal. Adapun doanya sebagai berikut yang artinya : Ya Allah, berkahilah kami dipenghujung bulan kami (Safar) ini, dan datangkanlah kepada kami bulan Rabiul Awwal dengan diberi kebaikan teruntuk negara serta orang-orang didalamnya, dihindarkan dari bahaya ataupun bencana, serta dihilangkan kesusahannya ummat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam, yang tersembunyi maupun yang terlihat, Wahai Engkau dzat yang Maha Mulia lagi Maha Dermawan. Catatan (Dibaca pada hari-hari terakhir bulan Safar dan awal bulan Rabi’ul Awwal).

Mari jadikan bulan Rabiul Awwal bukan sekadar bulan untuk memperbanyak shalawat, tetapi juga momentum untuk memperbaiki niat, menjaga lisan, menyanyangi sesama, dan menghadirkan akhlak Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, dalam kehidupan kita. Semoga cinta kita kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, tidak berhenti pada ucapan, tetapi tumbuh menjadi teladan dalam setiap langkah.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Baca Juga: