LIMA KARAKTER DIRI YANG DICINTAI ALLAH MARI KITA AMALKAN

LIMA KARAKTER DIRI YANG DICINTAI ALLAH MARI KITA AMALKAN

Oleh : Dzikri. Ashiddiq. Pembaca yang dirahmati Allah, sering kita membayangkan untuk meraih cinta-Nya, kita harus melakukan lompatan besar, amal yang spektakuler, perubahan yang drastis. Padahal, Islam itu hadir dalam karakter-karakter sederhana yang dekat dengan keseharian kita.

Diantaranya karakter yang pertama, adalah selalu mengingat tobat. Berbuat dosa tentu pernah kita lakukan dalam keadaan sadar ataupun tidak. Tapi ketika Allah masih memberi kesempatan untuk sadar, memilih untuk bertobat juga ada di tangan kita. Jangan tunda kesempatan untuk kembali.

Sebagaimana Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam bersabda : Sesungguhnya Allah itu begitu bergembira dengan tobat hamba-Nya melebihi kegembiraan seseorang di antara kalian yang menemukan kembali untanya yang telah hilang di suatu tanah yang luas. (HR. Bukhari no. 6309).

Karakter yang kedua, adalah memilih untuk sabar. Di tengah beratnya keadaan, memilih untuk tidak patah semangat dan pantang menyerah adalah bentuk sabar yang Allah cintai. Sebagaimana Allah Subhanahu Wata’ala berfirman : Mereka tidak (menjadi) lemah karena bencana yang menimpanya di jalan Allah, tidak patah semangat, dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah mencintai orang-orang yang sabar. (QS. Ali-Imran 3 ayat : 146).

Karakter yang ketiga, adalah melatih diri untuk bertawakal. Setelah semua ikhtiar terbaik sudah kita perjuangkan, ada titik dimana kita harus berhenti memaksakan kehendak. Menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah adalah kunci agar hati kita tetap tenang. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad maka bertawakkallah kepada Allah. Sungguh Allah mencintai orang yang bertawakal. (QS. Ali-Imran 3 ayat : 159).

Karakter yang keempat, adalah menegakkan keadilan. Berdiri di atas kebenaran itu tidak selalu mudah, apalagi ketika harus berhadapan dengan ego atau kepentingan pribadi. Namun, keberanian untuk tetap objektif dan adil adalah karakter yang sangat mahal di mata Allah. Sebagaimana Allah Subhanahu Wata’ala berfirman : Bersikaplah adil sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bersikap adil. (QS. Al-Hujurat 49 ayat : 9).

Karakter yang kelima, adalah selalu berbuat kebaikan. Kebaikan kecil yang menurut pandangan kita terlihat nilainya kecil. Namun di mata Allah kebaikan tersebut tetaplah berharga, selama kebaikan itu lahir dari hati yang tulus. Sebagaimana Allah Subhanahu Wata’ala berfirman : Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan (QS. Al-Maidah 13 ayat : 93).

Saat kita memilih untuk cepat kembali kepada Allah dari khilaf, menahan emosi dalam kesabaran, mengikhlaskan apa yang di luar kendali kita, berdiri tegak untuk berlaku adil, hingga menebar kebaikan sekecil apa pun tanpa mengharap balasan dari manusia.

Begitu mulia karakter-karakter tersebut jika menjadi bagian dari karakter yang ada dalam diri kita. Maka mari kita latih karakter-karakter ini agar terus hidup dalam diri kita.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Baca Juga: