Oleh: Dzikri Ashiddiq
Pembaca yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dari sahabat Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, yang dikenal sangat kaya ialah Abdurrahman Bin Auf, satu dari sepuluh sahabat Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, yang dijanjikan masuk surga oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam
Aisyah RA pernah mendengar Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, bersabda : Kulihat Abdurrahman bin Auf masuk surga dengan perlahan-lahan (HR. Bukhari)
Sampai saat perang Tabuk terjadi, sebagian muslim yang ikut berperang merasa sedih karena kurma di kebun mereka busuk, karena tidak terurus saat ditinggal perang hal itu membuat harga kurma turun di pasaran dan menjadi masalah perekonomian bagi masyarakat
Namun bagi Abdurrahman bin Auf justru bahagia karena ini bisa menjadi ladang untuk bersedekah beliau membeli semua kurma tersebut dan membuatnya jatuh miskin namun justru beliau merasa bahagia, karena dalam pikirannya ia bisa masuk surga tanpa perlahan (merangkak) jika ia miskin
Namun beberapa hari kemudian datang seorang utusan dari kerajaan Yaman, untuk mencari kurma busuk untuk dijadikan obat penangkal wabah penyakit yang sedang terjadi di daerah yaman karena semua kurma busuk sudah diborong oleh Abdurrahman bin Auf, maka utusan dari kerajaan Yaman pergi menuju rumah Abdurrahman bin Auf dan ternyata ingin membeli semua kurma busuk itu dengan harga sepuluh kali lipat
Abdurrahman bin Auf mau tidak mau harus menjual kurma busuk itu demi kesehatan para saudaranya di Yaman, dan beliau kembali kaya, bahkan lebih kaya dari sebelumnya Masya Allah pada saat beliau merelakan semua harta benda agar sengaja jatuh miskin maka saat itu juga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan limpahan dan keberkahan dari rezekinya berkali-kali lipat untuknya
Pembaca yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dari kisah Abdurrahman bin Auf kita bisa mengambil pelajaran bahwa dengan memperbanyak bersedekah akan menjadikan rezeki penuh dengan keberkahan dan memberikan kebaikan dunia dan akhirat

