Oleh: Dzikri Ashiddiq
Pembaca yang dirahmati Allah Subhanahu Wata’ala, jangan sampai kita lalai dalam menjaga hati dan jiwa kita dari perbuatan dosa sekecil apapun karena sekecil apapun perbuatan dosa akan berdampak buruk bagi hati, jiwa dan kehidupan seseorang.
Sebagaimana Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam bersabda : Setiap dosa akan timbulkan titik hitam di hati. Jika tidak bertaubat, titik itu meluas dan akhirnya menutup hati. (HR. Ibnu Majah)
Perlu kita ketahui bahwa dampak dari perbuatan dosa tidak sekadar berdampak pada aspek spiritual semata namun akan berdampak juga pada aspek psikologis seseorang. Dimana ingatan tentang dosa atau kesalahan bisa terblokir, tapi bagian dari pengalaman itu tetap mempengaruhi perilakumu. Dan hal ini dapat memicu stress tidak teridentifikasi yang akan membuat gelisah, cemas, atau sulit fokus.
Jangan biarkan hati tertutup oleh noktah-noktah hitam dari perbuatan dosa maka senantiasa bersihkan hati kita dengan taubat nasuha yaitu dengan menyesali, meninggalkan, dan tidak mengulangi perbuatan dosa itu, selanjutnya dengan istighfar dan zikir yaitu memohon ampun dan mendekatkan diri pada Allah, dan senantiasalah lakukan berbagai perbuatan baik serta amal-amal kebaikan.
Karena setiap perbuatan baik akan menghapus perbuatan dosa. Sebagaimana Allah Subhanahu Wata’ala berfirman : Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. (QS. Hud, 11 ayat : 114)
Hati yang bersih adalah kunci jiwa yang tenang dan fokus dalam hidup. Sudahkah kita membersihkan hati hari ini ?
Jadi makin paham kenapa dalam Islam dilarang berbuat dosa, karena ternyata dampaknya dapat memengaruhi perilaku kita dalam hidup. Semoga kita selalu dijauhkan dari perbuatan yang menimbulkan dosa. Aamiin.
