oleh: Dzikri Ashiddiq
Pembaca yang dirahmati Allah Subhanahu wa ta’ala, Masjidil Al-Aqsha dan Palestina menjadi bagian penting dalam perjuangan Islam, dan palestina merupakan negeri Anbiya, serta tempat para pejuang sejati, hingga Ibnu Umar berkata : ia dibangun oleh para Nabi, dijadikan tempat mukimnya para Nabi (Mu’jamul Buldan)
Dan sebelum wafatnya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam memerintahkan ribuan sahabat untuk berangkat menuju Syam demi membebaskan tempat Isra Miraj Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam sungguh Masjidil Aqsha dan Palestina menjadi tempat yang mulia dan menjadi tempat yang penuh dengan perjuangan kaum muslimin dalam mensyiarkan petunjuk cahaya Islam hal ini menjadikan Masjidil Aqsha dan Palestina menjadi bagian penting yang tidak bisa dipisahkan dalam setiap jiwa kaum muslimin serta perjuangan Al-Aqsha dan Palestina menjadi perjuangan bagi seluruh umat Islam
Bahkan para tokoh Islam terkemuka menyampaikan betapa mulia dan pentingnya Al-Aqsha dan Palestina diantaranya yang pertama, Umar bin Khattab, dalam Al-Majma Az-Zawa’id beliau menyampaikan, Sebaik-baik tempat tinggal adalah Baitul Maqdis, orang yang hidup di sana seperti mujahid di jalan Allah dan sungguh akan datang zaman ketika seseorang berkata, jika saja aku ini adalah bata dari dinding Baitul Maqdis
Yang kedua, Abdullah bin Umar, dalam Mu’jam Al-Buldan beliau menyampaikan, Baitul Maqdis dibangun oleh para Nabi, dijadikan tempat tinggal oleh para Nabi, tidaklah ada satu hasta tanah di sana kecuali ia telah menjadi tempat shalatnya Nabi atau tempat berdirinya para Malaikat
Yang ketiga, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, dalam Manaqib Asy-Syam wa Ahliha beliau menyampaikan, Yang disebut sebagai negeri nan diberkahi adalah area di sekitar Masjid Al-Aqsha di Syam, dan yang dekat dengannya, serta yang mengitarinya
Yang keempat, Ibnu Al-Atsir, dalam An Nihayah fi Al-Gharib min Al-Ahadits beliau menyampaikan, Sesungguhnya, kota Al-Quds memiliki kedudukan tinggi dalam Islam yang sudah banyak diketahui oleh jiwa-jiwa manusia
Yang kelima, Imam As-Suyuthi, dalam Syarh Sunan An-Nasa’i, beliau menyampaikan, Sesungguhnya Nabi Adam-lah yang pertama kali membangun Masjid Al-Aqsha, adapun bagunan Al-Aqsha di masa Nabi Ibrahim Alaihi Sallam dan Nabi Sulaiman Alaihi Sallam, itu adalah rekonstruksinya, sebab yang membangunnya pertama kali adalah bukan keduanya
Akhirul kalam, Ya Allah, muliakanlah Islam dan kaum Muslimin, Ya Allah, tolonglah kaum Muslimin dan Mujahidin di Palestina, Ya Allah, teguhkanlah Iman mereka dan turunkanlah ketenteraman di dalam hati mereka dan satukanlah barisan mereka, Ya Allah, hancurkan kaum kuffar dan kaum musyrikin, Ya Allah, binasakanlah kaum Yahudi dan cerai-beraikanlah mereka
Ya Allah, menangkanlah kaum Mujahidin atas musuh kami musuh agama, dengan Rahmat-Mu, Wahai Yang Maha Pengasih, dan sampaikanlah Sholawat kami kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, Ya Rabb Kami memohon kepada-Mu, kabulkanlah segala permohonan kami kepada-Mu
Dan kami sangat yakin tidak ada yang sanggup mengangkat kesulitan dan ujian yang tengah dialami saudara-saudara kami di Palestina, melainkan dari-Mu Yaa Rabb

