TADABBUR SURAT AL-KAHFI AYAT : 59

TADABBUR SURAT AL-KAHFI AYAT : 59

Oleh : Dzikri. Ashiddiq. Tadabbur surat Al-Kahfi di jumat ini, tertuju pada firman Allah, Dan negeri-negeri itu Kami binasakan ketika mereka berbuat zalim (QS. Al-Kahfi ayat : 59). Di dalam pelajaran akidah, pasti guru kita akan mengenalkan makna zalim sebagai menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya (Kitab Al-Asalib wal Ithlaqat).

Syaikh Yusuf Qardhawi pernah menjelaskan, bahwa dalam Al-Qur’an, kezaliman itu variabel besar yang membuat negeri jatuh. Zalim dalam akidah, zalim dalam muamalah, dan zalim dalam apapun. Selain di surat Al-Kahfi, Allah juga menyatakan hal senada dalam surat An-Naml ayat 52, maka itulah rumah-rumah mereka yang roboh disebabkan kezaliman mereka.

Dan di antara kezaliman itu, adalah zalim pada sesama manusia. Bayangkan saja jika sebuah bangsa tidak ada keteraturan. Yang penting menjadi tidak penting, yang sejatinya diprioritaskan malah ditinggal, yang dimuliakan malah ditelantarkan. Ya. Itulah meletakkan sesuatu tidak pada tempatnya. Sebuah definisi paling sederhana dari kezaliman.

Sebab kezaliman itu seperti racun yang menghancurkan sebuah negeri dari dalam. Kezaliman penguasa menghancurkan kepercayaan rakyat, kezaliman orang kaya menodai keadilan sosial, kezaliman media memperkeruh kebenaran, kezaliman intelektual membelokkan cara berpikir masyarakat.

Saking bahayanya kezaliman, ia menjadi satu wasiat Nabi kepada Muadz saat mengutus beliau ke Yaman, Takutlah terhadap doa orang yang terzalimi, karena tidak ada penghalang antara doa itu dengan Allah. Sebab kezaliman pasti merenggut hak seseorang.

Sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam kepada Muadz itu ditadabburi oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar beliau berpesan jauhilah kezaliman, agar orang yang dizalimi tidak mendoakan keburukan atasmu. Dalam hadits ini terdapat peringatan untuk menjauhi seluruh bentuk kezaliman. Maka berhati-hatilah terhadap perbuatan zalim jaga dan hindarkan diri kita dari perbuatan zalim karena Allah Maha Mengetahui setiap perbuatan yang dilakukan oleh setiap hamba-hambanya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Baca Juga: