Oleh : Dzikri. Ashiddiq. Pembaca yang dirahmati Allah Subhanahu Wata’ala, waktu kita merasa kecewa, tapi tetap mau memaafkan, itu namanya dewasa. Waktu kita merasa lambat dibanding orang lain, tapi tetap konsisten di jalan kita, itu namanya sabar. Waktu kita merasa tidak akan bisa, tapi kita mau berusaha, itu namanya bisa. Waktu kita takut, tapi kita tetap mau mencoba, itu namanya berani.
Waktu kita merasa terpuruk, tapi ingin terlihat baik-baik saja, itu namanya kuat. Waktu kita merasa sangat lelah, tapi memilih untuk tidak menyerah, itu namanya bertahan. Waktu kita merasa gagal, tapi mau mencari tahu salahnya di mana, itu namanya belajar. Waktu kita merasa marah, tapi memilih untuk tetap diam dan berpikir, itu namanya tenang.
Waktu kita merasa sendirian, tapi tetap yakin semua akan baik-baik saja, itu namanya percaya. Waktu kita merasa hidup begitu berat, tapi masih mau bangkit lagi setiap harinya, itu namanya hebat. Waktu kita merasa semuanya berantakan, tapi masih percaya kalau hidup bisa membaik pelan-pelan, itu namanya harapan. Waktu kita merasa diremehkan, tapi tetap fokus bertumbuh tanpa sibuk membuktikan apa pun pada orang lain, itu namanya bijaksana.
Jangan pernah menghakimi diri sendiri atas rasa yang sedang kita lalui. Karena di balik setiap proses yang terasa sulit, ada kualitas diri yang sedang bertumbuh. Ada Allah yang membersamai. Allah masih memberi kita hari ini bukan tanpa alasan. Setiap napas yang masih berhembus adalah bukti bahwa Allah masih percaya pada kita, bahwa cerita kita belum selesai, manfaat yang bisa kita bagikan belum tuntas, dan masih ada hal-hal baik yang Allah ingin lahir melalui diri kita.
Setiap proses yang kita alami adalah bagian dari skenario terbaik-Nya. Baik yang terasa menyenangkan maupun yang terasa berat, semuanya hadir dengan pelajaran dan maknanya tersendiri. Karena itu, mari belajar untuk melihat setiap peristiwa yang kita alami dengan sudut pandang yang lebih baik. Bisa jadi apa yang hari ini terasa melelahkan, justru sedang membentuk kita menjadi pribadi yang lebih kuat.
Terima kasih karena sampai hari ini kita masih memilih untuk tidak menyerah dan tetap bertahan. Hargai setiap progress kecil yang berhasil kita capai sejauh ini.
