Oleh: Dzikri Ashiddiq
Pembaca yang dirahmati Allah Subhanahu Wata’ala, peristiwa Isra dan Mi’raj yang penuh keistimewaan dan kemuliaan di mulai dari tempat yang mulia dan suci yakni Masjidil Haram sebuah perjalanan yang mengajarkan kita tentang kebesaran Allah Subhanahu Wata’ala dan kedudukan ibadah sholat sebagai tiang agama
Masjidil Haram menjadi tempat awal perjalanan Isra dan Mi’raj dari sinilah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam diberangkatkan menuju Masjidil Aqsa oleh Malaikat Jibril dengan Buraq, kendaraan cahaya yang sangat cepat
Masjidil Haram adalah kiblat umat Islam, juga Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam memulai perjalanan yang menjadi tonggak penting bagi umat Islam dari tempat ini selanjutnya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam menerima perintah sholat di Sidratul Muntaha yang menjadi ibadah wajib yang harus ditunaikan oleh seluruh umat Islam dan menjadi amalan utama yang dilandasi perjalanan dari Masjidil Haram
Masjidil Haram bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga saksi perjalanan penuh berkah. Semoga Allah Subhanahu Wata’ala izinkan kita untuk bisa sujud langsung di depan Ka’bah, tempat yang menjadi awal perjalanan Isra dan Mi’raj
Akhirul kalam, Ya Allah, tetapkanlah aku dalam agama-Mu, kuatkan imanku, indahkan akhlakku dan jadikan aku termasuk orang-orang yang istiqomah dalam ketaatan kepada-Mu. Ya Allah, anugerahkan cahaya iman di dalam hatiku dan jadikanlah aku senantiasa bertaubat dan berdzikir kepada-Mu. Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku dalam agama-Mu

