Oleh : Dzikri. Ashiddiq. Pembaca yang dirahmati Allah Subhanahu Wata’ala, tidak terasa, hitungan menuju bulan suci Ramadhan semakin dekat. Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus. Ia adalah momen kembali, kembali memperbaiki diri, kembali mendekat kepada Allah, kembali menguatkan iman yang mungkin sempat melemah.
Ramadhan, bukan acara tahunan biasa ini adalah kesempatan emas yang belum tentu kita dapat lagi tahun depan. Kalau Allah masih memberi kita umur untuk bertemu Ramadhan, itu tanda masih ada kesempatan untuk berubah.
Ramadhan adalah momentum terbaik untuk naik level. dan kita memiliki harapan ingin lebih dekat dengan Allah, ingin hidup lebih tenang, ingin dosa-dosa diampuni dan semua pintunya dibuka di bulan ini tapi hasilnya tergantung pada seberapa serius kita mempersiapkannya.
Mari mulai dari sekarang : rapikan niat, perbanyak istighfar, saling memaafkan, dan susun target ibadah diantaranya shalat lebih tepat waktu, tilawah setiap hari, hindarkan diri dari hal yang sia-sia, dan perbanyak doa dan sedekah agar Ramadhan tidak berlalu begitu saja serta jangan sampai Ramadhan datang tapi hati kita belum siap.
Ramadhan selalu datang setiap tahun. Tapi kita tidak pernah tahu, apakah ini Ramadhan terakhir yang Allah beri untuk kita. Jangan tunggu suasana yang membuat kita berubah, jangan tunggu hari pertama puasa baru mulai serius ibadah.
Orang yang siap sebelum Ramadhan datang, akan merasakan Ramadhan dengan berbeda ia akan lebih khusyuk, lebih terarah, dan lebih terasa dekat dengan Allah. Semoga Allah mudahkan langkah kita menyambut bulan Ramadhan dengan kesiapan, kesungguhan, dan semoga kita mendapatkan keberkahan dari bulan Ramadhan. Aamiin.
