Oleh: Dzikri Ashiddiq
Pembaca yang dirahmati Allah Subhanahu Wata’ala, Maulid Nabi bisa jadi momen yang pas buat kita self-reflection. Sudah sejauh mana kita meneladani akhlak mulia dari sosok paling kita cintai yaitu Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.
Dalam moment Maulid Nabi, mari kita teladani akhlak mulia Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, dan diantara akhlak-akhlak mulia Nabi Muhammad mari kita mulai dengan meneladani empat akhlak mulia Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.
akhlak yang pertama adalah Baik hati dan Pemaaf. Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, tidak pernah membalas kejahatan dengan kejahatan. Sebaliknya, Beliau selalu memaafkan, bahkan pada orang yang membencinya. Akhlaknya yang lembut menjadi bukti betapa luasnya hati Beliau. Sebuah self-reminder buat kita, kan.
Akhlak yang kedua adalah Sabar. Banyangkan, setiap hari Beliau menyuapi pengemis buta yang selalu mencacinya. Tanpa marah, tanpa mengeluh. Kesabaran Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam mengajarkan kita bahwa kebaikan sejati itu tulus, bahkan saat diuji dengan kebencian dan caci maki.
Akhlak yang ketiga adalah Dermawan. Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, tidak pernah menolak permintaan orang lain selama Beliau mampu. Beliau memberi begitu banyak seolah tidak takut akan kemiskinan. Ini mengajarkan kita bahwa berbagi bukan mengurangi, tapi justru melapangkan rezeki dan membuka pintu hati dalam kebaikan.
Dan akhlak yang keempat adalah Rendah hati. Meskipun seorang Nabi, pemimpin, dan panglima perang, Beliau tidak segan mengerjakan pekerjaan rumah untuk membantu istrinya. Kerendahan hati Beliau menjadi pengingat bahwa setinggi apapun status kita, tetaplah rendah hati dan ringan dalam membantu sesama.
Mulai dari sifat pemaafnya yang luar biasa, kesabarannya yang tanpa batas, sampai kedermawanan dan rendah hatinya yang bikin kagum. Semua sifat mulia Beliau itu relevan banget buat kita yang lagi berusaha jadi versi terbaik dari diri sendiri.
