MEMAHAMI BAHWA PROSES YANG TIDAK TERLIHAT TETAPLAH SEBUAH KEMAJUAN

MEMAHAMI BAHWA PROSES YANG TIDAK TERLIHAT TETAPLAH SEBUAH KEMAJUAN

Oleh : Dzikri. Ashiddiq. Kita kerap menghakimi diri sendiri dengan begitu keras ketika melihat orang lain seolah telah melangkah lebih jauh. Kita melihat pencapaian mereka, lalu diam-diam mempertanyakan nilai diri kita sendiri.

Sering kali, perasaan itu muncul karena kita terlalu sibuk menilai perjalanan hidup dari apa yang tampak di permukaan, dari potongan-potongan kehidupan yang tersaji di media sosial. Padahal, apa yang kita lihat di sana hanyalah cuplikan terbaik, bukan keseluruhan kisah hidup seseorang.

Yang sering luput kita sadari, tidak semua proses bisa terlihat. Tidak semua pertumbuhan datang dengan sorotan. Ada fase sunyi yang justru menjadi ruang paling penting untuk bertumbuh, saat belajar bertahan, memperbaiki diri, dan menguatkan hal-hal yang tidak kasatmata.

Seperti akar yang tumbuh di bawah tanah, proses itu mungkin belum terlihat sekarang, tapi tetap berlangsung. Kita sedang dipersiapkan, dikuatkan, untuk menopang sesuatu yang lebih besar.

Jadi, jika hari ini kita merasa belum sampai di tempat yang kita impikan, bukan berarti kita tertinggal. Mungkin saja, saat ini kita sedang menumbuhkan akar yang kelak akan membuat diri kita berdiri lebih kokoh.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Baca Juga: