PERISAI NAMA YANG MENGGETARKAN LANGIT

PERISAI NAMA YANG MENGGETARKAN LANGIT

Oleh : Dzikri. Ashiddiq, pembaca yang dirahmati Allah Subhanahu Wata’ala, Ustadz Herfi Ghulam Faizi Lc, M.Ag. Menyampaikan tidak ada lagi tempat untuk berlari, tidak ada lagi orang yang bisa memahami, tidak ada lagi solusi yang langsung terlihat. Apa yang bisa dilakukan ?

Banyangkan Maryam sendirian, terasing, dan berada di kondisi paling rentan dalam hidupnya. Saat tiba-tiba hadir sosok asing yaitu Malaikat Jibril di hadapannya. Pada situasi itu pasti kebanyakan orang akan panik namun justru sebaliknya Maryam mengucap satu kalimat : Inni a’udzu bir-Rahmani minka (Aku berlindung kepada Tuhan Yang Maha Pengasih darimu). QS. Maryam ayat : 18.

Dan menariknya. Maryam tidak memanggil Allah dengan nama : Al-Jabbar (Maha Perkasa) atau Al-Qahhar (Maha Menundukkan). Namun beliau memilih : Ar-Rahman (Yang Maha Pengasih). Seolah Maryam sedang berkata : Ya Allah, Aku lemah, Aku takut, Aku tidak mampu menghadapi ini sendirian. Disitulah awal datangnya kekuatan dari pengakuan kelemahan terhadap Allah.

Sosok asing yang kita hadapi hari ini mungkin bukan manusia. Bisa jadi : Kecemasan, pikiran buruk, tekanan hidup, ketidakpastian masa depan, dan rasa takut yang terus menghantui dan kita hadapi setiap hari. Maryam memberi kita pengajaran : Saat hati mulai panik, jangan biarkan ketakutan memenuhi pikiran. Sambungkan dirimu kepada Allah, karena ketenangan bukan datang saat masalah hilang, namun ketenangan datang saat kita yakin Allah masih membersamai kita.

Jika hari ini duniamu terasa berat maka panggilah Allah dengan nama-Nya yang paling lembut yaitu Ar-Rahman. Sebab tidak ada badai yang mampu menembus jiwa yang berlindung di bawah kasih sayang-Nya.

Sumber : Maryam The Magnificent, karya : Ustadz Herfi Ghulam Faizi Lc. M.Ag.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Baca Juga: