KASIH SAYANG ITU PENTING BAGI PERKEMBANGAN OTAK ANAK

KASIH SAYANG ITU PENTING BAGI PERKEMBANGAN OTAK ANAK

Oleh : Dzikri. Ashiddiq. Pembaca yang dirahmati Allah, masih banyak orang tua yang khawatir. Kalau anak terlalu disayang, nanti jadi manja. Akhirnya yang diperbanyak adalah : aturan, koreksi, dan tuntutan. Padahal MRI otak justru menunjukkan bahwa kasih sayang bukan membuat anak lemah. Kasih sayang membantu otak anak berkembang dengan lebih sehat.

Menariknya, Al-Qur’an telah menunjukkan pola yang sama. Saat menceritakan hubungan orang tua dan anak, yang lebih dulu hadir bukan bentakan, bukan ancaman, tetapi kasih sayang. Ya bunayya (Wahai anakku tersayang). Seperti dalam kisah Luqman, Nabi Ya’qub, dan Nabi Ibrahim. Sebelum ada nasihat, ada hubungan. Sebelum ada arahan, ada kasih sayang.

Dan ternyata, berbagai studi MRI otak menemukan bahwa anak yang tumbuh dalam hubungan yang hangat dan aman menunjukkan perkembangan yang lebih baik pada area otak yang berperan dalam : regulasi emosi, empati, kemampuan belajar dan pengendalian diri dan sebaliknya, hubungan yang dipenuhi ancaman dan ketakutan membuat otak lebih sering berada dalam survival mode. (Teicher & Samson, 2016).

Temuan ini juga didukung oleh penelitian jangka panjang. Dimana kehangatan, dan kasih sayang orang tua berkaitan dengan : kesehatan mental yang lebih baik, hubungan sosial yang lebih sehat, tingkat kecemasan yang lebih rendah, dan kualitas hidup yang lebih baik saat dewasa. (Sroufe et al, 2005). Kasih sayang ternyata bukan hanya menghangatkan hati. Ia juga membantu membentuk cara otak anak berkembang secara baik.

Kasih sayang bukan berarti membiarkan. Kasih sayang bukan berarti tanpa aturan. Kasih sayang adalah membuat anak merasa aman, sehingga ia berani belajar, berani mencoba, dan berani bangkit ketika gagal. Karena anak yang tahu dirinya dicintai, lebih siap menghadapi dunia.

Hari ini dunia membutuhkan lebih banyak anak muslim yang percaya diri. Bukan hanya karena mereka pintar semata tapi lebih dalam lagi karena mereka memiliki ilmu yang luas, karakter yang mulia, dan identitas yang kokoh sebagai seorang muslim.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Baca Juga: