Oleh : Dzikri. Ashiddiq. Pembaca yang dirahmati Allah Subhanahu Wata’ala, pernah merasa hidup orang lain berjalan lebih mudah ? Mereka lebih cepat berhasil, lebih cepat menikah, lebih cepat memiliki apa yang kita impikan. Sementara kita masih berjuang di tempat yang sama.
Padahal, Allah tidak sedang menulis cerita yang sama untuk setiap hamba-Nya. Setiap orang memiliki jalan hidup yang berbeda. Ada yang cepat mendapatkan pekerjaan, pasangan, rezeki dan ada pula yang harus menunggu lebih lama. Perbedaan ini bukan tanda Allah tidak adil, tetapi karena Allah mengetahui apa yang paling baik untuk setiap hamba-Nya.
Allah Subhanahu Wata’ala berfirman : Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. (QS. An-Nisa ayat : 32). Ayat ini mengajarkan kita untuk tidak sibuk membandingkan hidup dengan orang lain. Fokuslah pada nikmat yang Allah berikan kepada kita dan berusahalah dengan cara yang halal serta diridhai-Nya.
Ketika melihat orang lain lebih sukses atau lebih beruntung maka ingatlah bahwa kita tidak mengetahui seluruh cerita hidup mereka dan tugas kita bukan membandingkan takdir, tetapi menjalani kehidupan dengan sabar, bersyukur, dan terus memperbaiki diri serta senantiasa dekat kepada Allah karena Allah memiliki rencana yang berbeda untuk setiap hamba, dan rencana-Nya selalu mengandung kebaikan.
Jika hari ini perjalananmu terasa lebih panjang, bukan berarti kamu tertinggal. Bisa jadi Allah sedang membentuk dirimu dengan cara yang berbeda, agar kelak kamu sampai pada tujuan yang tepat dengan hati yang lebih kuat. Dan jangan ukur hidupmu dengan pencapaian orang lain. Ukurlah dengan seberapa dekat dirimu kepada Allah dan seberapa banyak syukur yang masih bisa kamu panjatkan.
Karena takdir terbaik bukanlah yang paling cepat, tetapi yang paling membawa keberkahan.

