TAHUN BARU ISLAM MEMBAWA PADA KEPUTUSAN PENTING DALAM SEJARAH UMAT ISLAM

TAHUN BARU ISLAM MEMBAWA PADA KEPUTUSAN PENTING DALAM SEJARAH UMAT ISLAM

Oleh : Dzikri. Ashiddiq. Pembaca yang dirahmati Allah Subhanahu Wata’ala, ketika Khalifah Umar bin Khattab dan para sahabat menetapkan sistem penanggalan Islam, muncul pertanyaan dari peristiwa mana sejarah umat Islam harus mulai dihitung ? Pertanyaan ini ternyata tidak sesederhana yang terdengar. Sebab ada banyak peristiwa penting yang bisa dipilih sebagai titik awal.

Mulai dari peristiwa kelahiran Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, turunnya wahyu pertama yang menandai dimulainya risalah Islam, bahkan ada yang mengusulkan wafat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam yang merupakan peristiwa yang meninggalkan jejak mendalam dalam sejarah umat Islam.

Namun pada akhirnya, tidak satu pun dari peristiwa itu yang dipilih. Para sahabat justru sepakat menjadikan hijrah sebagai awal kalender Islam. Mengapa demikian ? Bukan karena Hijrah adalah peristiwa terbesar dalam Islam secara spiritual, tetapi karena hijrah merupakan titik balik dalam sejarah peradaban Islam.

Dari dakwah yang sembunyi-sembunyi menjadi tatanan masyarakat yang berdaulat. Hijrah adalah simbol transformasi, perjuangan, dan pembentukan peradaban Islam. Ia bukan sekadar perpindahan, melainkan strategi besar menuju keadilan sosial, dan kohesi umat.

Karena itu hijrah menjadi titik balik penentuan tahun pertama hijriah. Ada hal yang tidak kalah menarik. Jika hijrah menjadi dasar kalender Islam, mengapa tahun baru justru dimulai pada Muharram ? Padahal Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam, berhijrah pada bulan Rabiul Awal.

Menurut sejumlah sejarawan, Muharram dipilih karena pada bulan itulah niat dan persiapan hijrah mulai dirancang. Seolah kalender Islam tidak hanya mengabadikan sebuah perjalanan, tetapi juga keputusan untuk memulainya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Baca Juga: