Oleh : Dzikri. Ashiddiq. Pembaca yang dirahmati Allah Subhanahu Wata’ala. Tidak semua lingkungan mendukung kita untuk berbuat baik. Kadang justru kita berada di tempat yang penuh sikap acuh, keras, bahkan tidak menghargai. Tapi di situlah kebaikan kita benar-benar diuji.
Berbuat baik tidak harus menunggu suasana yang ideal walaupun tidak dibalas, tidak dihargai, atau bahkan diabaikan kebaikan tetap punya nilai. Karena yang kita lakukan bukan untuk manusia, tapi untuk prinsip dan nilai yang kita pegang.
Kebaikan tidak selalu langsung dihargai, tidak selalu dibalas, bahkan sering kali terasa sia-sia. Tapi bukan berarti itu benar-benar sia-sia.
Teruslah menanam kebaikan, meski di tempat yang terasa keras sekalipun karena tidak semua hasil terlihat cepat, tapi setiap kebaikan pasti meninggalkan jejak nilai pahala dan suatu hari, itu akan kembali dengan cara yang mungkin tidak kita duga.
Apa yang kita lakukan hari ini, sekecil apa pun, tetap punya arti. Tetap lakukan yang baik, bukan karena lingkungan mendukung tapi karena kita memilih untuk tetap jadi pribadi yang baik dan benar.
