Oleh : Dzikri. Ashiddiq. Pembaca yang dirahmati Allah Subhanahu Wata’ala, Ustadzah Aisyah Farid Binti Syekh Abu Bakar, menjelaskan sejauh mana kita menjauhkan diri dari maksiat ? Semakin kita jauh dari maksiat, semakin kita dekat dengan Allah.
Bukan dengan seberapa banyak ketaatan yang kita perbuat. Karena ketaatan bisa dikerjakan orang baik maupun orang buruk. Tapi meninggalkan dosa tidak semua orang mampu.
Hanya orang-orang yang memiliki kadar cinta yang tinggi pada Allah, yang mampu menjauhkan diri dari maksiat, dari dosa, dari kelalaian, dan dari segala keburukan. Ternyata banyaknya ibadah yang kita lakukan itu bukan tolak ukur cinta kita kepada Allah. Karena orang yang masih bermaksiat pun bisa beribadah.
Tapi meninggalkan maksiat itu hanya orang-orang yang punya kadar cinta tinggi kepada Allah. Meninggalkan maksiat itu perjuangan antara hati kita dengan Allah. Maka coba kita ukur kadar cinta kita hari ini, sebesar apa kita berusaha meninggalkan maksiat.

