Oleh : Dzikri. Ashiddiq. Pembaca yang dirahmati Allah Subhanahu Wata’ala, tahun baru bukan sekadar resolusi dunia. Tapi langkah baru untuk hati yang lebih dekat kepada Allah. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda : Sesungguhnya di dalam jasad ada segumpal daging jika ia baik, maka baiklah seluruh jasad jika ia rusak, maka rusaklah seluruh jasad. Ketahuilah, itulah hati. (HR. Bukhari dan Muslim).
Menata hati bukan dengan sibuk mengejar dunia, tapi dengan : memperbaiki shalat, memperbanyak dzikir, membaca al-Qur’an, dan menjaga niat dalam setiap amal ibadah. Dan tenangkan hati kita dengan menjaga shalat, memperbanyak shalawat, dan meluruskan niat dalam setiap amal ibadah karena ketenangan hati lahir dari ketaatan kita kepada Allah.
Pembaca yang dirahmati Allah Subhanahu Wata’ala, tahun baru bukan tentang lembaran baru, tapi tentang kesempatan terakhir yang masih dibuka maka selama napas masih ada, catatan amal masih bisa diperbaiki mari kita berbenah diri di Tahun yang baru ini.
Dengan memperbaiki niat dalam setiap amal ibadah, memperkuat iman, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah, agar hidup kita lebih bermakna dan bernilai di sisi Allah. Karena tahun baru bukan hanya tentang harapan baru, tapi juga tentang memperbarui niat, memperbaiki hati, dan kembali mendekat kepada Allah.
Semoga Allah Subhanahu Wata’ala, menjadikan tahun ini sebagai jalan untuk hati yang lebih bersih, iman yang lebih kuat, hidup yang lebih berkah dan semoga, saat waktu berhenti dan usia kita telah berakhir di dunia ini Allah ridha terhadap catatan amal perbuatan kita selama kita hidup di dunia ini.
